Finahari, Nurida and Soebiyakto, Gatot and Qurniawan, Angga (2024) Identifikasi Konfigurasi Langkah dan Kuda-kuda Pemain Bantengan Malangan Sebagai Dasar Konsep Biomekanika Ketangguhan Tubuh. LPPM Universitas Widya Gama.
Laporan Akhir.pdf - Other
Download (1MB)
Abstract
Tarian mengandung ketiga jenis substansi terapi komplementer tersebut, yaitu aspek gerak fisik, seni, dan musik pengiring. Kemanfaatan tarian selalu dipandang dari aspek keolahragaan, meskipun aktivitas keolahragaan umumnya tidak bersinggungan dengan aspek seni. Pencak silat bisa dipandang sebagai transisi dari aktivitas olahraga umum ke tari. Bantengan adalah kesenian yang memadukan beberapa varian kesenian, berawal dari pencak silat serta diikuti dengan tarian Bantengan, atau jaranan. Dengan mengacu pada akar seni Bantengan yang merupakan ragam gerak pencak silat, seni tari bantengan merupakan kajian biomekanika yang bisa diarahkan untuk meningkatkan kebugaran, dan ketangguhan. Untuk itu diperlukan detail konsep seni tari bantengan itu sendiri. Penelitian ini diarahkan untuk pengidentifikasian ragam gerak tari seni bantengan, khususnya pada konfigurasi langkah dan kuda-kudanya. Penelitian ini bersifat eksperimental. Pengambilan data dilakukan dengan kamera. Gerak para pemain direkam menggunakan dua kamera, satu kamera di sisi depan dan satu kamera di sisi samping. Kamera merekam seluruh proses sesuai durasi musik pengiring. Setiap kamera diposisikan dengan jarak 200 cm dari pemain dengan tinggi 40 cm dari permukaan lantai. Jarak kamera dimaksudkan agar kamera dapat menangkap seluruh gerak. Tinggi kamera ini dimaksudkan agar kamera lebih fokus merekam gerak kaki pemain. Analisis data dilakukan dengan mengubah video menjadi data foto. Foto dianalisis menggunakan aplikasi Kinovea 0.8.15 untuk mendapatkan sudut sendi lutut kaki (sudut lutut), sudut sendi mata kaki (sudut mata kaki) dan sudut antara telapak kaki dan lantai (sudut telapak kaki). Luaran penelitian adalah ragam langkah tari bantengan dari perspektif biomekanika. Ditemukan bahwa ragam gerak bantengan belum didokumentasikan dan distandarisasi. Sudut-sudut persendian kaki dalam gerak bantengan hampir selalu tegak lurus. Hal ini memberikan kondisi pembebanan dinamis yang tinggi, yang mengindikasikan kekuatan tubuh pemain-pemain bantengan, khususnya pada bagian bawah. Temuan ini dipresentasikan dan dipublikasikan dalam seminar nasional Ciastech 2024 Universitas Widya Gama Malang, dan mendapatkan penghargaan Best Paper 1 untuk kategori kesehatan.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Depositing User: | NURIDA FINAHARI |
| Date Deposited: | 05 Sep 2026 09:54 |
| Last Modified: | 05 Sep 2026 09:54 |
| URI: | https://kinerjadosen.widyagama.ac.id/id/eprint/23 |
